Kurikulum Pendidikan

 

Nama                     : Sari Rahayu (11901291)

Kelas                     : PAI 6/H

Makul                    : Magang 2

 

Kurikulum Pendidikan

            Didalam dunia pendidikan kurikulum memegang peranan penting yang mengatur segala rencana, tujuan, dan materi pembelajaran. Tanpa kurikulum yang tepat maka para peserta didik akan kesulitan untuk mencapai target pembelajaran. Kurikum pendidikan akan selalu mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman, semuanya disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Ketika kurikulum dirasa sudah cukup sesuai dengan kebutuhan para siswa maka tujuan pembelajaran akan dapat tercapai dengan mudah. Diharapkan para siswa akan dapat menjadi orang yang bermanfaat untuk lingkungan sekitarnya.

            Jika dilihat secara etimologis, Kurikulum berasal dari bahasa Yunani, yaitu “curir” yang berarti pelari, serta “curere” yang berarti tempat berpacu. Dulu, istilah ini dipakai dalam dunia olahraga. Jadi, Kurikulum dapat diartikan sebagai sebuah jarak yang mesti ditempuh seorang pelari supaya mendapat medali atau penghargaan lainnya. Kemudian, istilah Kurikulum tersebut diadaptasi dalam dunia pendidikan. Jadi pengertian Kurikulum dalam dunia pendidikan kemudian menjadi sekumpulan mata pelajaran yang harus ditempuh dan dipelajari oleh peserta didik supaya mendapatkan ijazah atau penghargaan.

            Menurut Prof. Dr. S. Nasution dalam bukunya yang berjudul Kurikulum dan Pengajaran menyatakan, kurikulum adalah serangkaian penyusunan rencana untuk melancarkan proses belajar mengajar. Adapun rencana yang disusun tersebut berada di bawah tanggung jawab lembaga pendidikan dan parah pengajar di sana. Sedangkan Harold menyatakan bahwa kurikulum merupakan semua kegiatan yang diberikan kepada peserta didik atas tanggung jawab sekolah. Kurikulum ini tak hanya terbatas pada segala hal di dalam kelas saja, melainkan juga semua kegiatan di luar sekolah. Sementara itu, dalam UU tentang Sistem Pendidikan Nasional No 20 tahun 2003 pasal 1 butir 19 disebutkan, kurikulum merupakan seperangkat pengaturan dan rencana mengenai tujuan, isi, dan materi pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan.

            Kurikulum akan selalu menjadi pedoman bagi guru yang mengajar di Sekolah. Terutama bagi sekolah-sekolah formal, dimana kurikulum akan menjadi pedoman dan memberikan arah dalam mengajar. Didalam kurikulum segala kegiatan siswa dari awal pembelajaran hingga akhir pembelajaran akan diatur sedemikian rupa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Jika disuatu sekolah tidak memiliki kurikulum maka proses pembelajaran di sekolah tidak akan dapat berjalan dengan baik. Sebab segala yang telah diatur didalam kurikulum tentunya akan sangat bervariasi dan penuh dengan adaptasi terhadap siswa. Maka tak heran pula jika seorang pakar bernama Beauchamp (1998) menyatakan bahwa kurikulum merupakan jantung dari pendidikan.

1. Fungsi Untuk Penyelenggara

Fungsi dalam konteks kurikulum sebagai salah satu bagian dari sistem penyelenggara pendidikan demi mewujudkan tujuan pendidikan adalah sebagai berikut:

a.      Fungsi Integrasi

Fungsi ini diartikan bahwa kurikulum dapat menjadi alat yang akan membentuk pribadi-pribadi peserta didik yang utuh dan berintegritas di masyarakat melalui dunia pendidikan.

b.      Fungsi Persiapan

Fungsi ini diartikan bahwa kurikulum mampu memberikan modal atau persiapan bagi peserta didik untuk mempersiapkan diri memasuki jenjang berikutnya, termasuk siap untuk hidup di masyarakat ketika tidak ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

c.       Fungsi Penyesuaian

Ketiga adalah fungsi penyesuaian, di mana kurikulum dapat melakukan adaptasi terhadap berbagai perubahan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan cenderung dinamis.

d.      Fungsi diferensiasi

Keempat ada fungsi kurikulum sebagai diferensiasi, artinya kurikulum menjadi alat pendidikan yang memperhatikan setiap pelayanan kepada peserta didiknya. Sebab setiap peserta didik memiliki perbedaan satu sama lain.

e.       Fungsi Diagnostik

Kelima adalah fungsi diagnostik, yaitu menyatakan bahwa kurikulum berfungsi untuk memahami dan mengarahkan potensi yang dimiliki oleh setiap peserta didik supaya dapat terus menggali dan mengasah potensi tersebut, termasuk memperbaiki kelemahan yang dimiliki.

f.       Fungsi Pemilihan

Terakhir ada fungsi pemilihan, yaitu menyatakan bahwa kurikulum memberikan fasilitas kepada peserta didik dengan cara memberikan kesempatan kepada mereka dalam memilih program pembelajaran sesuai minat dan bakat masing-masing anak.

2. Fungsi Bagi Pihak Terlibat/Terkait

a.      Bagi Kepala Sekolah

Kurikulum mempunyai fungsi bagi kepala sekolah sebagai manajer dan pimpinan dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kepala sekolah mempunyai tugas untuk melakukan pengelolaan pendidikan di tempatnya masing-masing, yaitu dengan cara melakukan koordinasi dan supervisi terhadap setiap pembelajaran. Apakah kurikulum diterapkan sesuai ketentuan atau tidak.

b.      Bagi Guru Mata Pelajaran

Bagi setiap guru mapel, kurikulum memiliki fungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. Sebab setiap pembelajaran tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab setiap guru mata pelajaran.

c.       Bagi Peserta Didik

Kemudian yang ketiga, bagi peserta didik, yang menjadi target dari adanya kurikulum. Dalam proses pendidikan, peserta didik adalah pusat perhatian dari setiap pembelajaran. Maka dari itu, kurikulum berfungsi untuk menjadi acuan bagi para siswa mengenai apa saja program-program pendidikan yang harus dipelajari dan dipahami, serta apa saja target pembelajaran yang harus mereka capai di setiap jenjangnya.

d.      Bagi orang tua atau masyarakat

Meski tidak terlibat dalam pembelajaran secara langsung, namun orang tua mempunyai peran penting bagi keberhasilan peserta didik. Dalam hal ini mereka akan menerima hasil dari proses pembelajaran yang telah dilakukan di sekolah. Jadi capaian siswa terhadap setiap  pembelajaran yang akan dilaporkan kepada orang tua juga tak lepas dari adanya kurikulum.

Komponen yang Ada Dalam Kurikulum : Tujuan kurikulum, strategi pembelajaran, organisasi kurikulum, dan evaluasi.

Konsep Kurikulum : kurikulum sebagai substansi, kurikulum sebagai sistem, dan kurikulum sebagai sebuah bidang studi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengembangkan Media Pembelajaran Siswa dalam Belajar

Peserta Didik dalam Pandangan Islam

Lembar Kerja Siswa (LKS)