Cara Mengembangkan Media Pembelajaran Siswa dalam Belajar

 Nama : Sari Rahayu (11901291)

Kelas : PAI 6H

Makul : Magang 2

Siswa Aktif

            Pada masa sekarang ini pendidikan sudah termasuk ke dalam suatu kebutuhan tiap individu untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia di masa depan. Oleh karena itu pendidikan haruslah dilaksanakan dengan baik agar segala materi pelajaran yang diberikan dapat diserap dengan baik oleh tiap peserta didik. Di masa yang canggih dan dengan adanya bermacam alat teknologi sekarang ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pendidik dan semua orang yang bertanggung jawab di dalam ranah dunia pendidikan untuk mengembangkan media pembelajaran yang ada, sehingga ke depannya akan tercipta sumber daya manusia yang berkualitas.

            Dalam meningkatkan kualitas dari para peserta didik maka peran dari media pembelajaran merupakan unsur penting serta sangat berpengaruh. Dengan adanya media pembelajaran yang bagus maka hal tersebut dapat membantu pendidik dalam menambah wawasan dan pengetahuan siswa. Penggunaan media pembelajaran yang tepat juga akan menambah rasa keingintahuan dan minat siswa dalam belajar suatu hal-hal yang baru. Media pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan akan menjadi penyemangat siswa dalam belajar berbagai macam hal.

            Permasalahan yang sering terjadi didunia pendidikan adalah kurang semangatnya siswa untuk belajar, sehingga ketika mereka sampai di Sekolah mereka akan lebih banyak bermain daripada belajar. Hal ini bisa jadi disebabkan karena mereka bosan dengan gaya belajar yang hanya itu-itu saja dan tidak ada perkembangan sama sekali, guru hanya menjelaskan tanpa ambil tahu apakah para peserta didiknya paham atau tidak dengan apa telah ia jelaskan. Disinilah kreativitas para guru dapat dikembangkan dengan memanfaatkan segala sumber yang ada guru harus dapat membuat gaya belajar yang menarik serta memilih media pembelajaran yang tepat. Tujuannya adalah agar para peserta didik tidak hanya tahu mengenai teori saja melainkan dapat menerapkan apa yang telah ia pelajari di sekolah kepada lingkungan yang ada di sekitarnya.

            Sebelum melakukan pemilihan media pembelajaran yang tepat, maka akan lebih baiknya jika kita tahu terlebih dahulu apasih itu media pembelajaran? Dari salah satu artikel yang saya baca dapat saya simpulkan bahwa pengertian dari media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan oleh pendidik untuk menyampaikan pesan kepada peserta didik agar segala pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh peserta didik dan dapat meningkatkan rasa keingintahuan siswa sehingga para peserta didik terdorong hatinya untuk belajar menambah ilmu pengetahuan yang telah mereka miliki. 

            Berikutnya adalah cara mengembangkan media pembelajaran yang telah ada, sebelumnya kita harus mengetahui terlebih dahulu apasih makna dari mengembangkan media pembelajaran itu? Nah pengertian dari pengembangan media pembelajaran tersebut menurut saya adalah suatu rencana untuk menyusun program media pembelajaran pada perencanaan media yang akan digunakan agar semakin baru dan tidak ketinggalan zaman. Secara garis besar kegiatan mengembangkan media pembelajaran harus melalui tiga langkah pada umumnya, yaitu: kegiatan perencanaa, produksi, dan penilaian.

            Dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat maka guru tidak hanya akan menyampaikan materi dengan cara menjelaskan tetapi akan dapat membawa peserta didik memahami materi dengan lebih jelas secara nyata apa yang disampaikan olehnya ketika mengajar. Menurut Wina Sanjaya, ada beberapa fungsi dari penggunaan media pembelajaran, yaitu diuraikan sebagai berikut :

1. Fungsi komunikatif, media pembelajaran akan mempermudah guru untuk menyampaikan pesan kepada peserta didik sehingga tidak ada kesulitan dalam menyampaikan bahasa verbal dan tidak akan mungkin salah persepsi dalam menyampaikan pesan dan pemahaman yang akan ditangkap oleh penerima pesan.

2. Fungsi motivasi, hal ini dikarenakan dengan adanya beranekaragam media pembelajaran maka siswa tidak akan mudah bosan dan akan termotivasi dari dalam diri mereka untuk belajar.

3. Fungsi berkemaknaan, dengan penggunaan media pembelajaran yang tepat maka akan  dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk menganalisis dan menciptakan sesuatu.

4. Fungsi penyamaan persepsi, sehingga siswa memiliki pandangan yang sama dalam memahami informasi yang disampaikan oleh pendidik.

5. Fungsi induvidualitas, walaupun peserta didik memiliki berbagai macam gaya belajar, pengalaman, dan kemampuan yang berbeda-beda namun ketika telah menggunakan media pembelajaran para peserta didik akan dapat dilayani setiap kebutuhannya karena setiap individu pasti memiliki minat dan gaya belajar yang berbeda.

            Nah itulah beberapa fungsi dari media pembelajaran pendapat dari Wina Sanjaya yang telah saya uraikan lebih singkat. Dengan adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi pada saat sekarang ini maka para pendidik dapat mengikuti kemajuan yang ada untuk meningkatkan semangat peserta didik dalam belajar dan mengembangkan materi pembelajaran yang ada secara kreatif. Pendidik harus mampu mengalihkan perhatian siswa agar terus mau belajar tanpa mengenal rasa bosan dengan cara menggunakan media pembelajaran yang menarik, menyenangkan, tidak membosankan, sesuai dengan kebutuhan peserta didik untuk memahami pelajaran dan lain sebagainya. 

            Manfaat dari adanya media pembelajaran bagi pendidik dan peserta didik, yaitu :

1. Manfaat media pembelajaran bagi guru, yaitu : memberikan pedoman bagi guru selama mengajar untuk mencapai tujuan yang diingikan, sehingga ketika mengajar dapat berurutan secara sistematis dan membantu guru daam menyajikan materi yang menarik untuk meningkatkan kualitas belajar siswa.

2. Manfaat media pembelajaran bagi siswa, yaitu : dapat meningkatkan motivasi dan minat siswa untuk belajar sehingga siswa akan terbiasa menganalisis dan berpikir sendiri untuk memahami materi pelajaran yang diberikan oleh guru serta membantu siswa memahami materi pelajaran dengan mudah.

            Media yang dapat digunakan oleh guru sangatlah bermacam-macam jenisnya. Oleh karena itu diharapkan guru dapat memilih jenis media pembelajaran yang tepat untuk ia gunakan dalam mengajar sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik. Sebelum memilih media pembelajaran yang akan digunakan, maka guru harus mempertimbangkan beberapa kriteria terlebih dahulu. Agar hasil belajar siswa dapat mencapai tujuan yang diinginkan sebelumnya dan memperoleh hasil yang maksimal. Menurut Arief S. Sadiman untuk mengembangkan media pembelajaran harus memenuhi beberapa kriteria, dan di urutkan sebagai berikut :

1. Menganalisis kebutuhan dan karakteristik.

2. Merumuskan tujuan instruksional, hal ini bertujuan agar dapat memberikan arah kemana siswa akan pergi, bagaimana cara ia kesana, dan bagaimana ia bisa tahu bahwa ia telah sampai di tempat tujuan.

3. Merumuskan butir-butir materi secara terperinci yang mendukung tercapainya suatu tujuan, yaitu merumuskan terlebih dahulu sub kemampuan dan keterampilan yang jelas untuk mencapai tujuan pembelajaran secara khusus. 

4. Mengembangkan alat pengukur keberhasilan, alat ini dikembangkan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai dari materi pembelajaran yang ada. Bentuk alat pengukur dapat berupa tes, pengamatan, penugasan, dan lain sebagainya.

5. Menulis naskah media, yaitu merupakan bentuk penyajian materi pembelajaran melalui media yang telah dirancang dan telah dijabarkan dari pokok-pokok materi yang telah disusun supaya materi pembelajaran dapat disampaikan melalui media pembelajaran yang digunakan baik berupa tulisan maupun gambar yang disebut naskah program media.

6. Mengadakan tes dan revisi, evaluasi adalah suatu tindakan proses atau kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan untuk menentukan nilai dari segala media atau alat yang digunakan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

            Selain kriteria yang telah dijelaskan diatas, adapula beberapa kriteria dalam menentukan media pembelajaran yang akan digunakan, yaitu sebagai berikut :

1. Ketepatannya dengan tujuan pengajaran.

2. Dukungan terhadap isi materi pelajaran.

3. Kemudahan memperoleh media.

4. Keterampilan guru dalam menggunakannya.

5. Tersedia waktu untuk menggunakannya.

6. Sesuai dengan taraf cara berpikir peserta didik.

            Adapun macam-macam pengembangan media pembelajaran, yaitu :

1. Pengembangan media pembelajaran berbasis visual, yaitu berupa pesan, informasi, ataupun konsep yang ingin disampaikan oleh guru kepada siswa yang dapat disampaikan melalui foto, ilustrasi, garis, gambar, dan lain-lain.

2. Pengembangan media pembelajaran berbasis audio-visual, yaitu merupakan bentuk media yang murah dan mudah untuk didapatkan, menarik, dan dapat memotivasi siswa untuk mempelajari materi dengan menggunakan audio, video, dan lain sebagainya.

3. Pengembangan media pembelajaran berbasis komputer, yaitu disajikan dalam bentuk tutorial, practic, simulasi, dan permainan.

4. Pengembangan media pembelajaran berbasis komputer dan interaktif. Yaitu dengan penggabungan dari grafik, teks, suara, video, dan animasi. Sehingga ketika semua itu digabung menjadi satu secara bersamaan akan menghasilkan informasi, pesan, serta isi pelajaran yang sedang dipelajari.

5. Pengembangan media pembelajaran berbasis powerpoint, media pembelajaran dengan menggunakan metode ini akan semakin kreatif, variatif, dan menarik sehingga para peserta didik tidak cepat bosan.

6. Pengembangan media pembelajaran berbasis internet, media internet dapat terus di-kembangkan untuk membuat berbagai hal baru dalam berbagai bidang. Seperti digunakan dalam dunia pendidikan yaitu pemanfaatan internet melalui E-learning.

            Menurut Rudi Susilana dan Cepi Riyana mengklasifikasikan penggunaan media berdasarkan tempat penggunaannya terbagi menjadi 2, yaitu :

a) Penggunaan media di kelas, pada teknik ini media dimanfaatkan untuk mempermudah guru selama mengajar didalam kelas serta dipadukan dengan proses belajar mengajar dalam situasi kelas yang ada. Materi pembelajaran yang mendukung serta strategi belajar mengajar yang sesuai untuk mencapai suatu tujuan yang ingin dicapai.

b) Penggunaan media pembelajaran diluar kelas, media ini secara tidak langsung dikelola oleh guru, tetapi digunakan oleh siswa secara mendiri tanpa adanya perintah dan instrusi dari guru namun pengontrolan akan dilakukan oleh orang tua dari masing-masing siswa. Penggunaan media pembelajaran diluar kelas dibagi lagi menjadi dua kelompok, yaitu penggunaan media tidak terprogram dan penggunaan media secara terprogram, yang akan diuraikan sebagai berikut:

1. Penggunaan media secara tidak terprogram, media pada saat ini banyak digunakan oleh masyarakat secara luas, yaitu berupa media massa yang ada ditengah kehidupan masyarakat. Penggunaan media seperti ini bersifat bebas dan tidak terprogram sesuai dengan tuntutan kurikulum yang ada yang digunakan oleh guru atau sekolah. Namun siswa dapat dengan bebas untuk mengaksesnya.

2. Penggunaan media secara terprogram, media seperti ini secara sistematik diatur untuk mencapai tujuan tertentu sesuai dengan tuntutan kurikulum yang ada dan berlaku pada saat sekarang ini. Sehingga ketika para siswa berjelajah menggunakan media massa akan dapat terpantau dan terorganisasi dengan baik, berkesinambungan, dan mengikuti pola belajar mengajar yang telah ditentukan.

            Itulah beberapa penjelasan yang dapat saya paparkan setelah membaca beberapa artikel, ternyata dalam membuat dan mengembangkan media pembelajaran tidaklah semudah yang difikirkan dan ternyata memiliki banyak ketentuan serta membutuhkan kreativitas yang tinggi dari seorang pendidik untuk terus melakukan bembaharuan dari suatu media pembelajaran yang telah digunakan. Serta diharapkan para pendidik dapat memanfaatkan segala teknologi yang telah ada pada saat ini agar semua tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan baik dan agar tidak ketinggalan zaman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peserta Didik dalam Pandangan Islam

Lembar Kerja Siswa (LKS)